Resiko Trading Saham Untuk Pemula, 5 Kesalahan Paling Umum

Resiko Trading Saham Untuk Pemula, 3 Kesalahan Paling Umum

Anda seorang pemula dan ingin belajar saham, dan mengukur mengetahui apa saja resiko untuk trading saham yang perlu Anda ketahui sebagai seorang pemula.

1clicktrade akan memberikan detailnya di video kali ini, untuk membantu Anda cepat profit & sukses.

BErikut ini adalah 5 kesalahan paling umum untuk para pemula di trading saham.

#1 salah timing

Bila Anda pernah mendengar bagaimana sebuah saham malah turun saat dibeli, dan naik saat dijual. Ini adalah kondisi paling umum yang menggambarkan salah timing.

Lebih detailnya untuk salah timing ini adalah umum untuk day trading yaitu trading yang dilakukan dalam kurun waktu harian atau dalam 1 hari yang sama.

Terlalu sedikit waktu yang Anda butuhkan dalam 1 posisi trading, semakin tinggi tingkat kesulitannya terutama untuk melihat & menganalisa satu saham ini waktunya naik atau turun.

Jadi untuk menghindari salah timing Anda perlu lebih banyak waktu, dan kurangi trading dalam waktu yang terlalu singkat misalnya dalam 1 hari yang sama Anda melakukan buka & tutup posisi.

#2 salah industry

Salah industry ini adalah ada saham yang akan trending karena sedang trending kuat, dan ada saham yang kurang lebih walaupun naik namun cenderung landai naiknya karena industrinya bukan yang termasuk berkembang pesat.

Contohnya adalah di tengah lock down & pandemi ini, saham yang kuat berkembang pesat adalah saham yang berkaitan dengan internet, online, teknologi.

Jadi dengan melihat dimana industry yang trending secara jangka menengah & Panjang dari kondisi saat ini, maka Anda lebih baik masuk ke sana ketimbang memaksakan industry yang Anda sukai namun tidak trending.

#3 saham gorengan

Saham gorengan telah memakan sangat banyak korban dan Anda perlu menghindari saham seperti ini.

Intinya saham gorengan adalah saham yang kualitasnya jelek, harganya naik dengan direkayasa yang disebut bandar, untuk memancing masyarakat umum untuk ikutan beli sahamnya karena melihat saham ini naik.

Begitu sahamnya naik, si bandar jual di harga tinggi alias panen, sahamnya stagnan dan perlahan jatuh dan tidak pernah bangkit lagi.

Di Indonesai cenderung banyak sekali praktek seperti ini, karena dengan sejumlah uang sudah bisa mengangkat/ menggoreng harga saham tersebut.

Itu kenapa sebaiknya 1clicktrade menyarankan Anda untuk minimal ambil saham dengan kapitalisasi market besar di Indonesia, atau yang terbaik adalah masuk ke saham Amerika seperti yang disarankan oleh 1clicktrade.

Masuk ke bursa saham Amerika adalah yang paling aman karena ini adalah kapitalisasi market terbesar di dunia.

Sebagai gambaran seberapa besar kapitalisasi marketnya, IHSG atau IDX atau seluruh bursa Indonesia ini besarnya adalah kurang lebih setara dengan 1 perusahaan saham Amerika milik Warren Buffet yaitu Berkshire Hathaway.

Jadi yang paling aman, masuk ke bursa Amerika. Cara suksesnya telah kami siapkan di website www.1click.trade.

Tahukah Anda, dibutuhkan waktu bertahun- tahun sebelum Anda bisa ‘hidup’ dari trading saham bila Anda memutuskan untuk belajar & menjadi seorang trader professional?

Namun ada kabar baik bila Anda tetap ingin profit dari saham global tanpa menjadi trader professional itu sendiri.

Itu persisnya yang kami telah siapkan di website 1clicktrade, dimana Anda bisa profit dalam 1x klik di bursa saham global & berbagai kelas aset lainnya.

Cek detailnya di www.1click.trade untuk sukses profit dalam 1x klik.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *